News PKS PIYUNGAN :
Home » » Hikmah Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Hikmah Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Written By harun kurniawan on Minggu, 05 Oktober 2014 | 09.19.00



Hari raya idul adha atau disebut juga hari haji, dimana para jamaah haji sedang melaksanakan kewajiban hajinya di mekkah. Bagi yang tidak melaksankan haji janganlah bersedih hati karena ada beberapa amalan lain yang pahalanya sebanding dengan ibadah haji. Idul Adha bagi yang tidak melaksanakan haji sering dirayakan dengan ibadah qurban. Allah swt. paling mencintai amalan di idul adha yaitu ibadah qurban.
Dalam qur'an “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” [Qur’an Surat Al Kautsar : 2]. Ibadah sholat merupakan ibadah yang langsung kepada Allah sebagai perwujudan ketaatan. Sedangkan untuk ibadah qurban merupakan ibadah yang salah satunya sebagai bentuk melawan nafsu hayawaniah dan juga bentuk rasa syukur atas karunia Allah yang telah dilimpahkan kepada hambanya baik jasad maupun rohani.
Dalam ibadah qurban tentunya ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil, diantaranya:
  • 1. Sebagai perwujudan rasya syukur kepada Allah swt.
Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa ibadah qurban salah satunya sebagai bentuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah swt.
  • 2. Menumbuhkan rasa solidaritas antara kaum yang mampu dan tidak mampu.
Penyembelihan qurban dari saat membawa ternaknya ke tempat penyembelihan,lalu menyembelihnya dengan bekerjasama dan disaksikan juga secara bersama sama.Dengan tidak langsung tumbuh rasa solidaritas kaum muslimin.Selain itu daging kurban dapat bermanfaat bagi kaum yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Sehingga terciptalah kasih sayang dan saling megasihi umat islam.
  • 3. Mengingat kisah Nabi Ibrahim as yang menyembelih anakanya ismail as.
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa adanya ibadah qurban berasal dari kisah nabi Ibrahim yang ingin menyembelih anaknya Ismail atas perintah mimpinya dari Allah swt. sebagai bentuk ujian. Kemudian singkat cerita ketika Ismail hendak disembelih, datanglah perintah Allah swt untuk mengehentikan penyembelihan itu dan supaya digantikan dengan binatang ternak. Nabi Ibrahim dan Ismail lulus atas ujian yang Allah berikan. Setiap tahun pada waktu tersebut Nabi Ibrahim as berqurban dengan binatang ternaknya sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah swt dan rasa sukur atas lulus ujian yang Allah berikan.
Dari kisah tersebut tentunya hikmah yang dapat diambil yaitu antara orang tua dan anak. Kedua duanya melaksanakan perintah Allah swt yang bisa dibilang sempurna. Jadi jadikanlah kasih sayang dan cinta tingkat pertama kepada Allah swt kemudian Rasul kemudian suami ( bagi istri ), kemudian orang tuamu.
  • 4. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan qurban.
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah].
Dari hadis tersebut betapa beruntungnya orang yang melaksanakan ibadah qurban. Bisa kita bayangkan betapa banyaknya kebaikan yang didapatkan orang yang berkurban.
- See more at: http://iqbal-muwahid-musalam.blogspot.com/2013/10/hikmah-berkurban-di-hari-raya-idul-adha.html#sthash.U0le7iF6.dpuf

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Tamu Harap ninggalin jejak

 
Support : Creating Website | Harun Korniawan | Ha-Ka
powered by Blogger
Copyright © 2013. KaiZen Design - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template